Curug Merak

Melepas Penat di Curug Merak




Curug Merak adalah curug yang berada di Dusun Bogosari, Desa Tambahrejo, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal. Curug ini hanya memiliki ukuran      5 meter, namun jangan meremehkan ukuran curug ini ya karena curug ini memiliki bentuk yang berundak-undak dan air yang lumayan agak jernih. Cocok bangat buat ngadem sejenak sambil bermain air.



Akses menuju lokasi curug dari Masjid kearah selatan perjalanan menuju perkebunan Jambu, dari pertigaan papan nama ada papan arah ke curug Merak. Bagi yang membawa kendaraan diharap parkir di area Msjid, karena perjalanan ke lokasi curug Merak ini akan dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang agak sempit. Gak jauh kok, jangan lupa ambil napas dan rehat sejenak ya.



Curug Merak belum memiliki fasilitas seperti akses jalan beraspal, karena curug ini baru di publikasikan olek KKN Unika 2018.
Share:

Lomba 17 AGUSTUS

Ketika memasuki bulan Agustus ada beberapa hal yang paling ditunggu oleh semua masyarakat Indonesia, seperti karnaval, dan aneka lomba 17 Agustus.
Saat ini ada banyak macam-macam lomba 17 agustus yang lucu, seru dan unik. Hal ini tidak terlepas dari orang-orang kreatif yang ada di lingkungan sekitar. Dulu kita mengenal yang namanya lomba makan kerupuk, panjat pinang, balap karung, tarik tambang dan pukul air dalam plastik.
Namun, dengan seiring berkembangnya jaman sekarang bermunculan aneka lomba 17 agustus yang unik dan kreatif untuk anak-anak, ibu-ibu bahkan bapak-bapak pun bisa ikutan lomba 17an. Bahkan tidak jarang ada pula lomba 17an yang bisa dijadikan sarana mendidik untuk anak-anak sekolah.

Balap karung ala MotoGP













Makan kerupuk


Lomba makan kerupuk adalah salah satu lomba favorit semua orang. Bahkan di beberapa tempat, kerupuk yang digunakan untuk perlombaan ini disirami sedikit kecap agar peserta berlumuran kecap.




Memasukan pinsil dalam botol


Salah satu lomba jadul adalah memasukkan pinsil kedalam botol. Hal yang membuat permainan ini sulit adalah letak pinsil yang di ikat tengah agak sedikit seimbang dan berada di belakang peserta. Lomba ini diawali peserta dengan cara berlari terlebih dahulu, sehingga membuat pinsil goyang ketika akan di masukkan.


Bermain bola menggunakan sarung


Pernah kepikiran bermain bola menggunakan sarung dan dilakukan oleh ibu-ibu? Jika belum, sebagai panitia 17an, Anda wajib memasukkan lomba ini kedalam daftar Anda. Dijamin, lomba 17 Agustus akan menjadi lebih menarik, seru dan lucu hingga bisa membuat bapak-bapak tertawa.

Panjat pinang







Lomba klasik yang wajib ada ketik lomba 17 Agustus yakni panjat pinang atau sejenisnya. Biasanya panitia akan menggantungkan 20-30 hadiah diatas pohon pinang yang telah dilumuri oli terlebih dahulu. Selanjutnya peserta yang beranggotakan 5-6 orang akan berlomba untuk menaiki pinang dengan jangka waktu yang ditentukan (dan bergantian dengan tim lainnya).



Share:

Jalan Santai





HUT RI ke 73
Sejumlah warga Bogosari memeriahkan perayaan HUT RI ke-73 dengan mengadakan berbagai macam perlombaan unik, jalan santai disertai hadiah hadiah yang menarik dan Hiburan.








Share:

Negara Asia Tenggara

PROFIL NEGARA – NEGARA ASIA TENGGARA
1. INDONESIA

                                Bendera                                                                                         Lambang Negara

• Ibu Kota : Jakarta
  • Bentuk pemerintahan : Republik
  • Kepala Negara : Presiden
  • Kepala Pemerintahan : presiden
  • Hari kemerdekaan : 17 Agustus 1945
  • Lagu Kebangsaan : Indonesia raya
§ Jumlah penduduk : 251.160.124 orang
• Suku : Jawa 40,6%; Sunda 15%; Madura 3,3%; Minangkabau 2,7%; Betawi 2,4%; Banten 2%; Banjar 1,7%; lainnya 29,9%.
• Agama : Islam 86,1%; Protestan 5,7%; Katolik Roma 3%; Hindu 1,8%; lainnya 3,4%
  • Mata Uang : Rupiah
  • Mata pencaharian : Pertanian, perkebunan, pertambangan
  • Pangan Ekonomi : Padi, tembakau, minyak bumi
• Penampakan alam terkenal : Pantai kuta , gunung bromo, gunung Rinjani, dll
2. SINGAPURA
Bendera Lambang Negara
• Ibu Kota : Singapura
  • Bentuk pemerintahan : Republik parlemen
  • Kepala Negara : Presiden
  • Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
  • Hari kemerdekaan : 9 Agustus 1965
  • Lagu Kebangsaan : Majulah Singapura
  • Jumlah penduduk : 5.607.000 jiwa (2006)
• Suku : Melayu, Cina, India
• Agama : Budha(51%),Islam (14,9%), Tak beragama (14,8%), Kristen (14,6%), Hindu 4%
  • Mata Uang : Dolar Singapura
  • Mata pencaharian : perdagangan
  • Pangan Ekonomi : perdagangan
• Penampakan alam terkenal : Bukit Timah, Tanjung Gol, Sungai Keranji, Waduk Seleter, Sungai Pandan
3. MALAYSIA
Bendera Lambang Negar
• Ibu kota : Kuala Lumpur
  • Bentuk pemerintahan : Kerajaan
  • Kepala Negara : Yang Dipertuan Agung
  • Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
  • Hari kemerdekaan : 31 Agustus 1957
  • Lagu kebangsaan : Negaraku
  • Jumlah penduduk : 27.000.000 jiwa
• Suku : Melayu (50,4%),23,7% Tionghoa-Malaysia , India-Malaysia (7,1%) penduduk. bumiputra /suku asli (aborigin) 11%
• Agama : mayoritas Islam, Hindu, Kristen, Konghuchu
  • Mata Uang : Ringgit
  • Mata pencaharian : Pertanian, Pertambangan, perkebunan
  • Pangan Ekonomi : Karet,Padi,Timah,kelapa sawit
• Penampakan alam terkenal : Gunung Kinabalu, Gunung Hose
4. BRUNEI DARUSSALAM
• Ibu Kota : Bandar Seri Begawan
  • Bentuk pemerintahan : Monarki Absolut
  • Kepala Negara : Sultan
  • Kepala Pemerintahan : Sultan
• Hari kemerdekaan : 1 Januari 1984 (dari Inggris)
  • Lagu Kebangsaan : Allah Peliharakan Sultan
• Jumlah penduduk : 436.620 jiwa (estimasi Juli 2016)
§ Suku : Melayu 66,3%; Cina 11,2%; asli 3,4%; lainnya 19,1%.
§ Agama : Islam (resmi) 67%; Buddha 13%; Kristen 10%; lainnya (termasuk kepercayaan asli) 10%.
  • Mata Uang : Dolar Brunei
  • Mata pencaharian : Pertambangan
  • Pangan Ekonomi : Minyak Bumi
• Penampakan alam terkenal : Sungai Tukong, Sungai Temburong
5. VIETNAM
Bendera Lambang Negara
• Ibu Kota : Hanoi
  • Bentuk pemerintahan : Republik Sosialis
  • Kepala Negara : Presiden
  • Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
• Hari kemerdekaan : 2 September 1945 (dari Prancis)
• Lagu Kebangsaan : Tien quan ca (The Song of the Marching Troops)
§ Jumlah penduduk : 95.261.021 jiwa (estimasi Juli 2016)
• Suku : Viet (85,7%); Tay 1,9%; Thai 1,8%; Muong 1,5%; Khmer 1,5%; Mong 1,2%; Nung 1,1%; lainnya 5,3%.
• Agama : Buddha 9,3%; Katolik 6,7%: Hoa Hao 1,5%; Cao Dai 1,1%; Protestan 0,5%; Islam 0,1%; tidak beragama 80,8%.
  • Mata Uang : Dong
  • Mata pencaharian : Pertanian
  • Pangan Ekonomi : Padi
• Penampakan alam terkenal : Delta sungai mekhong, pegunungan Annam
6. THAILAND
Bendera Lambang Negara
  • Ibu Kota : Bangkok
  • Bentuk pemerintahan : Monarki Konstitusional
  • Kepala Negara : Raja
• Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
  • Hari kemerdekaan : Tidak pernah dijajah
• Lagu Kebangsaan : Phleng Chat Thai (National Anthem of Thailand)
• Jumlah penduduk : 68.200.824 jiwa (estimasi Juli 2016)
• Suku : Thai 75%; Cina 14%; lainnya 11%.
• Agama : Buddha (resmi) 94,6%; Islam 4,6%; Kristen 0,7%; lainnya 0,1%.
  • Mata Uang : Baht
  • Mata pencaharian : Pertanian, kehutanan, pertambangan, industri
  • Pangan Ekonomi : padi, kayu jati, timah, magaan
• Penampakan alam terkenal : tanah genting kra
7. FILIPINA
Bendera Lambang Negara
• Ibu Kota : Manila
  • Bentuk pemerintahan : Republik
  • Kepala Negara : Presiden
  • Kepala Pemerintahan : Presiden
  • Hari kemerdekaan : 12 Juni 1898
  • Lagu Kebangsaan : Lupang Hinirang (Chosen Land)
• Jumlah penduduk : 102.624.209 jiwa (estimasi Juli 2016)
• Suku : Filipina, Melayu, Spanyol, campuran antara Melayu-Spanyol, dan Moro Negrito.
• Agama : Katolik (80%), protestan (12%), Islam (5,6%), Budha (2,4%)
  • Mata Uang : Peso
  • Mata pencaharian : pertanian
  • Pangan Ekonomi : padi
• Penampakan alam terkenal : Danau Mindanau
8. MYANMAR
Bendera Lambang Negara
• Ibu Kota : Rangoon
  • Bentuk pemerintahan : Republik Parlementer
  • Kepala Negara : Presiden
  • Kepala Pemerintahan : Perdana mentri
• Hari kemerdekaan : 4 Januari 1948 (dari Inggris)
• Lagu Kebangsaan : Kaba Ma Kyei (Till the End of the World, Myanmar)
§ Jumlah penduduk : 56.890.418 jiwa (estimasi Juli 2016)
• Suku : Burma 68%; Shan 9%; Karen 7%; Rakhine 4%; Cina 3%; India 2%; Mon 2%; lainnya 5%.
• Agama : Buddha 89%; Kristen 4% (Baptis 3%, Katolik Roma 1%); Islam 4%; animis 1%; lainnya 2%.
  • Mata Uang : Kyat Myanmar (MMK)
  • Mata pencaharian : Pertanian,perkebunan,perdagangan
  • Pangan Ekonomi : Padi
• Penampakan alam terkenal : Pegunungan mediterania, laut Andaman
9. LAOS
Bendera Lambang Negara
• Ibu Kota : Vientiane
  • Bentuk pemerintahan : Republik Sosialis
  • Kepala Negara : Presiden
  • Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
• Hari kemerdekaan : 19 Juli 1949 (dari Prancis)
• Lagu Kebangsaan : Pheng Xat Lao (Hymn of the Lao People)
• Jumlah penduduk : 7.019.073 jiwa (estimasi Juli 2016)
• Suku : Lao 55%; Khmou 11%; Hmong 8%; lainnya (hampir 100 etnis) 26%.
  • Agama : Buddha 67%; Kristen 1,5%; lainnya 31,5%.
  • Mata Uang : Kip Laos (LAK)
  • Mata pencaharian : pertanian, Pariwisata, Industri
  • Pangan Ekonomi : Padi,Tembakau
• Penampakan alam terkenal : Pegunungan Annam,plato bolovens, gunung phou bia
10. KAMBOJA
• Ibu Kota : Phnom Penh
  • Bentuk pemerintahan : Monarki Konstitusional
  • Kepala Negara : Raja
  • Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
• Hari kemerdekaan : 9 Nopember 1953 (dari Prancis)
• Lagu Kebangsaan : Nokoreach (Royal Kingdom
• Jumlah penduduk : 15.957.223 jiwa (estimasi Juli 2016)
• Suku : Khmer 90%; Vietnam 5%; Cina 1%; lainnya 4%.
• Agama : Buddha (resmi) 96,4%; Islam 2,1%; lainnya 1,3%.
  • Mata Uang : Riel Kamboja (KHR)
  • Mata pencaharian : Pertanian, pariwisata,Properti
  • Pangan Ekonomi : Padi
• Penampakan alam terkenal : Danau Tonle Sap, gunung phnom, sungai mekhong
11. TIMOR LESTE
Bendera Lambang Negara
• Ibu Kota : Dili
  • Bentuk pemerintahan : Republik
  • Kepala Negara : Presiden
  • Kepala Pemerintahan : Perdana Mentri
  • Hari kemerdekaan : 20 mei 2002 dari Indonesia
  • Lagu Kebangsaan : Patria
• Jumlah penduduk : 1.040.880 jiwa (2005)
• Suku : melayu dan papua
• Agama : Katolik (93%), diikuti Protestan (3%), Islam (1%), dan sisanyaBuddha, Hindu (1%
• Mata Uang : Dollar
  • Mata pencaharian : pertanian, pertambangan
  • Pangan Ekonomi : kopi, kentang,kedelai, minyak bumi
• Penampakan alam terkenal : Gunung ramelau
Share:

Pencemaran Lingkungan

Penyebab dan Akibat Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).

Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupun disebabkan oleh alam (misalnya gunung meletus yang mengeluarkan gas beracun). Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran di sebut polutan. Suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makluk hidup. Misalnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara bermanfaat bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat memberi efek merusak. Suatu zat dapat disebut polutan apabila :
  1. Jumlahnya melebihi jumlah normal.
  2. Berada pada waktu yang tidak tepat.
  3. Berada di tempat yang tidak tepat.
A. Ciri-ciri lingkungan tidak tercemar dan lingkungan tercemar
Untuk mengetahui tercemar atau tidaknya lingkungan kita, kita dapat mengukur tingkat pencemaran disuatu tempat dengan menggunakan parameter pencemaran. Parameter pencemaran digunakan sebagai indikator/petunjuk terjadinya pencemaran dan tingkat pencemaran yang telah terjadi. Parameter pencemaran meliputi parameter fisik, parameter kimia, dan parameter biologi.
1. Parameter Fisik

Parameter fisik meliputi pengukuran tentang warna, rasa, bau, suhu, kekeruhan, dan radioaktivitas yang ada di lingkungan.

2. Parameter Kimia
Parameter kimia dilakukan untuk mengetahui kadar oksigen, pH, keasaman, kadar logam, dan logam berat. Sebagai contoh berikut ini diuraikan tentang pengukuran pH air, dan kadar oksigen terlarut.

a. Pengukuran pH air
Air sungai dalam kondisi alami yang belum tercemar memiliki rentangan pH 6,5 – 8,5. Karena pencemaran, pH air dapat menjadi lebih rendah dari 6,5 atau lebih tinggi dari 8,5. Bahan-bahan organik biasanya menyebabkan kondisi air menjadi lebih asam. Kapur menyebabkan kondisi air menjadi alkali (basa). Jadi, perubahan pH air tergantung kepada macam bahan pencemarnya. Perubahan nilai pH mempunyai arti penting bagi kehidupan air. Nilai pH yang rendah (sangat asam) atau tinggi (sangat basa) pada umumnya tidak cocok untuk kehidupan organisme.

b. Pengukuran Kadar Oksigen Terlarut
Kadar oksigen terlarut dalam air yang alami berkisar 5 – 7 ppm (part per million atau satu per sejuta; misalnya, 1ml oksigen yang larut dalam 1 liter air dikatakan memiliki kadar oksigen 1 ppm). Penurunan kadar oksigen terlarut dapat disebabkan oleh tiga hal :
  1. Proses oksidasi (pembongkaran) bahan-bahan organik.
  2. Proses reduksi oleh zat-zat yang dihasilkan baktri anaerob dari dasar perairan.
  3. Proses pernapasan organisme yang hidup di dalam air, terutama pada malam hari.

Untuk mengukur kadar oksigen terlarut digunakan parameter yang menggunakan kegiatan pernapasan jasad renik, dikenal dengan istilah pengukuran BOD.

Pengukuran BOD
Bahan pencemar organik (daun, bangkai, karbohidrat, protein) dapat diuraikan oleh bakteri air. Bakteri memerlukan oksigen untuk mengoksidasikan zat-zat organik tersebut. Akibatnya, kadar oksigen terlarut di air semakin berkurang. Semakin banyak bahan pencemar organik yang ada di perairan, semakin banyak oksigen yang digunakan, sehingga mengakibatkan semakin kecil kadar oksigen terlarut.

Banyaknya oksigen terlarut yang diperlukan bakteri untuk mengoksidasikan bahan organik disebut sebagai Konsumsi Oksigen Biologis (KOB) atau Biological Oksigen Demand, yang disingkat BOD. Angka BOD ditetapkan dengan menghitung selisih antara oksigen terlarut awal dan oksigen terlarut setelah air sampel disimpan selama 5 hari pada suhu 20oC.

Oksigen terlarut awal diibaratkan kadar oksigen maksimal yang dapat larut di dalam air. Biasanya, kadar oksigen dalam air diperkaya terlebih dahulu dengan oksigen. Setelah disimpan selama 5 hari, diperkirakan bakteri telah berbiak dan menggunakan oksigen terlarut untuk oksidasi. Sisa oksigen terlarut yang ada diukur kembali. Akhirnya, konsumsi oksigen dapat diketahui dengan mengurangi kadar oksigen awal.

3. Parameter Biologi
Alam semesta kita di tempati oleh hewan-hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme yang mampu bertahan terhadap kondisi lingkungan tertentu. Namun ada pula organisme yang tidak mampu bertahan terhadap kondisi lingkungan tertentu. Organisme yang tidak dapat bertahan akan mati karena pencemaran, sedangkan organisme yang dapat bertahan akan tetap hidup. Siput air dan Planaria merupakan contoh hewan yang tidak mampu bertahan terhadap pencemaran.

Sungai yang mengandung siput air dan Planaria menunjukkan sungai tersebut belum mengalami pencemaran. Sebaliknya, cacing Tubifex (cacing merah) merupakan cacing yang tahan hidup dan bahkan berkembang baik di lingkungan yang kaya bahan organik, meskipun spesies hewan yang lain telah mati. Ini berarti keberadaan cacing tersebut dapat dijadikan indikator adanya pencemaran zat organik.

Organisme yang dapat dijadikan petunjuk pencemaran dikenal sebagai indikator biologi. Indikator biologi terkadang lebih dapat dipercaya daripada indikator kimia. Pabrik yang membuang limbah ke sungai dapat mengatur pembuangan limbahnya ketika akan dikontrol oleh pihak yang berwenang. Pengukuran secara kimia pada limbah pabrik tersebut selalu menunjukkan tidak adanya pencemaran. Tetapi tidak demikian dengan makluk hidup yang menghuni ekosistem air secara terus menerus (indikator biologi). Jika pada suatu wilayah bayak ditemukan indikator biologi yang mati, maka dapat dipastikan bahwa lingkungan tersebut telah tercemar.

B. Sumber-sumber Pencemaran Lingkungan
Sumber-sumber pencemaran lingkungan dibedakan menjadi: Zat kimia, contohnya bahan kimia dari logam (seperti arsenat, kadmium, krom,benzene), pestisida, dan detergen. Pencemaran oleh zat kimia tersebut di antaranya dapat menimbulkan gangguan organ tubuh dan kanker.

Zat cair, zat padat, dan zat gas, contohnya limbah industri rumah tangga, pertanian, dan pertambangan (cair); sampah (padat); asap kendaraan bermotor atau pabrik (gas). Menurut sumbernya, limbah padat dapat berasal dari sampah rumah tangga (domestik), industri, dan alam (tumbuhan).

Menurut jenisnya, sampah dapat dibedakan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik berasal dari sisa-sisa makhluk hidup, seperti dedaunan, bangkai binatang, dan kertas. Adapun sampah anorganik biasanya berasal dari limbah industri, seperti plastik, logam dan kaleng.

Sampah organik pada umumnya mudah dihancurkan dan dibusukkan oleh mikroorganisme di dalam tanah. Adapun sampah anorganik tidak mudah hancur sehingga dapat menurunkan kualitas tanah.
Zat-zat dalam wujud gas yang umumnya mencemari lingkungan, antara lain:
  1. Oksida karbon (CO dan CO₂) dapat mengganggu pernapasan, tekanan darah, saraf, dan mengikat Hb sehingga sel kekurangan O₂.
  2. Oksida sulfur (SO₂ dan SO₂) dapat merusak selaput lendir hidung dan tenggorokan.
  3. Oksida nitrogen (NO dan NO₂) dapat menyebabkan kanker.
  4. Hidrokarbon (CH₄ dan C₄H₁₀), menyebabkan kerusakan saraf pusat.
  5. Ozon (O₃) menyebabkan bronkithis dan dapat mengoksidasi lipida yang ada di sel tubuh makhluk hidup.
Mikroorganisme penyebab penyakit, contohnya adalah bakteri E. coli penyebab penyakit perut, Listeria pada makanan dan minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan penyakit listeriosis, dan Salmonella penyebab penyakit tifus.

C. Macam-macam Pencemaran lingkungan
Berdasarkan sifat zat pencemar pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi pencemaran kimiawi, fisik, dan biologi.
  1. Pencemaran kimiawi adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan yang berupa zat kimia meliputi zat-zat organic dan zat-zat anorganik. Bahan pencemaran kimia zat yang termasuk zat organic adalah minyak, deterjen, zat warna dan karbohidrat. Zat yang termasuk zat anorganik adalah asam, basa, garam-garam mineral, hydrogen sulfide, zat radioaktif, klorin, logam (Hg, Pb, As, Cd, Cr dan Hi), pupuk anorganik, dan pestisida.
  2. Pencemaran fisik adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan berupa zat cair, padat, dan gas. Zat cair yang menyebabkan pencemaran, misalnya minyak yang tumpah di laut. Contoh bahan pencemar yang berupa zat padat adalah: kaleng-kaleng, botol, plastik, besi, kaca, dan karet. Gas yang menyebabkan pencemaran, misalnya asap dari pabrik. Bahan pencemaran fisik juga meliputi bahan-bahan yang terapung di permukaan air dan yang tersuspensi di dalam air. Bahan-bahan yang terapung misalnya busa dan sampah. Bahan-bahan yang tersuspensi misalnya lumpur dan pasir.
  3. Pencemaran biologi adalah pencemaran yang disebabkan oleh bahan yang berupa mikroorganisme pathogen, seperti bakteri, virus, jamur, cacing parasit, fitoplankton, Escherichia coli, Entamoeba coli, dan Salmonella thyposa. Pencemaran biologi juga dapat berasal dari tanaman air seperti ganggang (alga) dan eceng gondok.

Sedangkan berdasarkan lingkungan yang terkena pencemaran, pencemaran lingkungan dibedakan menjadi pencemaran air, udara, dan tanah.

1. Pencemaran Air
Pencemaran air dapat diketahui dari perubahan warna, bau, serta adanya kematian dari biota air, baik sebagian atau seluruhnya. Bahan polutan yang dapat menyebabkan polusi air antara lain limbah pabrik, detergen, minyak, dan bahan organik yang berupa sisa-sisa organisme yang mengalami pembusukan. Untuk mengetahui tingkat pencemaran air dapat dilihat melalui besarnya kandungan O₂ yang terlarut (BOD).

Semakin besar nilai BOD semakin tinggi pula tingkat pencemarannya. Bahan-bahan kimia lain, seperti pestisida atau DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) yang sering digunakan oleh petani untuk memberantas hama tanaman juga dapat berakibat buruk terhadap tanaman dan organisme lainnya. Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran air antara lain:
  1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen.
  2. Terjadinya ledakan populasi ganggang dan tumbuhan air (eutrofikasi)
  3. Pendangkalan dasar perairan.
  4. Punahnya biota air, misalnya ikan, yuyu, udang, dan serangga air.
  5. Terjadinya banjir karena saluran air tersumbat sampah.
  6. Meningkatnya wabah muntaber.
Usaha mengatasi pencemaran air
  1. Cara pencegahan dan penanggulangan pencemaran air dapat dilakukan sebagai berikut:
  2. Cara pemakaian pestisida sesuai aturan yang ada.
  3. Sisa air buangan pabrik dinetralkan lebih dahulu sebelum dibuang ke sungai
  4. Pembuangan air limbah pabrik tidak boleh melalui daerah pemukiman penduduk. Hal ini bertujuan untuk menghindari keracunan yang mungkin terjadi karena penggunaan air sungai oleh penduduk.
  5. Setiap rumah hendaknya membuat septitank yang baik.

2. Pencemaran Tanah
Gejala pencemaran tanah dapat diketahui dari tanah yang tidak dapat digunakan untuk keperluan fisik manusia. Tanah yang tidak dapat digunakan, misalnya tidak dapat ditanami tumbuhan, tandus, dan kurang mengandung air tanah. Faktor-faktor yang mengakibatkan terjadinya pencemaran tanah antara lain pembuangan bahan sintetis yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme, seperti plastik, kaleng, kaca, sehingga menyebabkan oksigen tidak bisa meresap ke dalam tanah. Faktor lain, yaitu penggunaan pestisida, dan detergen yang merembes ke dalam tanah dapat berpengaruh terhadap air tanah, flora, dan fauna tanah. Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah antara lain:
  1. Terganggunya kehidupan organisme (terutama mikroorganisme dalam tanah),
  2. Berubahnya sifat kimia atau sifat fisik tanah sehingga tidak baik untuk pertumbuhan tanaman, dan
  3. Mengubah dan mempengaruhi keseimbangan ekosistem.
Usaha mengatasi pencemaran tanah
Cara pencegahan dan penanggulangan pencemaran tanah, antara lain sebagai berikut.
  1. Sebelum dibuang ke tanah senyawa sintetis seperti plastik sebaiknya diuraikan lebih dahulu, misalnya dengan dibakar.
  2. Untuk bahan-bahan yang dapat didaur ulang, seperti kaca, plastik, kaleng, dan sebagainya, sebaiknya dilakukan proses daur ulang (recycle).
  3. Membuang sampah pada tempatnya.
  4. Penggunaan pestisida dengan dosis yang telah ditentukan.
  5. Penggunaan pupuk anorganik secara tidak berlebihan pada tanaman.
  6. Melakukan Remediasi, yaitu kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah. Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in situ (atau on site) dan ex situ (atau off site). Pembersihan on site adalah pembersihan di lokasi. Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan, venting (injeksi), dan bioremediasi. Pembersihan off site meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman. Setelah itu di daerah aman, tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. Caranya yaitu, tanah tersebut disimpan di bak atau tanki yang kedap, kemudian zat pembersih dipompakan ke bak atau tangki tersebut. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah. Pembersihan dengan cara ini jauh lebih mahal dan rumit.
  7. Bioremediasi merupakan proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Proses bioremediasi harus memperhatikan temperatur tanah, ketersediaan air, nutrien (N, P, K), dan ketersediaan oksigen. Ada 4 teknik dasar yang biasa digunakan dalam bioremediasi: Stimulasi aktivitas mikroorganisme asli (di lokasi tercemar) dengan penambahan nutrien, pengaturan kondisi redoks, optimasi pH, dan sebagainya. Inokulasi (penanaman) mikroorganisme di lokasi tercemar, yaitu mikroorganisme yang memiliki kemampuan biotransformasi khusus. Penerapan immobilized enzymes. Penggunaan tanaman (phytoremediation) untuk menghilangkan atau mengubah pencemar.

3. Pencemaran Udara
Udara dikatakan tercemar jika udara tersebut mengandung unsur-unsur yang mengotori udara. Pencemaran udara dapat bersumber dari manusia atau dapat berasal dari alam. Pencemaran oleh alam, misalnya letusan gunung berapi yang mengeluarkan debu, gas CO, SO₂, dan H₂S. Bentuk pencemar udara bermacam-macam, ada yang berbentuk gas, dan ada yang berbentuk partikel cair atau padat.

1) Pencemar Udara Berbentuk Gas
Beberapa gas dengan jumlah melebihi batas toleransi lingkungan, dan masuk ke lingkungan udara, dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup. Pencemar udara yang berbentuk gas adalah karbon dioksida, karbon monoksida, senyawa belerang (SO₂ dan H₂S), seyawa nitrogen (NO₂), dan chloroflourocarbon (CFC).

Kadar CO₂ yang terlampau tinggi di udara dapat menyebabkan suhu udara di permukaan bumi meningkat dan dapat mengganggu sistem pernapasan. Kadar gas CO lebih dari 100 ppm di dalam darah dapat merusak sistem saraf dan dapat menimbulkan kematian. Gas SO₂ dan H2S dapat bergabung dengan partikel air dan menyebabkan hujan asam. Keracunan NO₂ dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, kelumpuhan, dan kematian. Sementara itu, CFC dapat menyebabkan rusaknya lapisan ozon di atmosfer.

2) Pencemar Udara Berbentuk Partikel Cair atau Padat
Partikel dalam bentuk padat dapat berupa debu atau abu vulkanik. Selain itu, dapat juga berasal dari makhluk hidup, misalnya bakteri, spora, virus, serbuk sari, atau serangga-serangga yang telah mati. Partikel-partikel tersebut merupakan sumber penyakit yang dapat mengganggu kesehatan manusia.
Partikel yang mencemari udara dapat berasal dari pembakaran bensin.

Bensin yang digunakan dalam kendaraan bermotor biasanya dicampur dengan senyawa timbal agar pembakarannya cepat mesin berjalan lebih sempurna. Timbal akan bereaki dengan klor dan brom membentuk partikel PbClBr. Partikel tersebut akan dikeluarkan oleh kendaraan melalui knalpot ke udara sehingga akan mencemari udara. Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran udara antara lain :
  1. Terganggunya kesehatan manusia, seperti batuk dan penyakit pernapasan (bronkhitis, emfisema, dan kanker paru-paru).
  2. Rusaknya bangunan karena pelapukan, korosi pada logam, dan memudarnya warna cat.
  3. Terganggunya pertumbuhan tananam, seperti menguningnya daun atau kerdilnya tanaman akibat konsentrasi SO2 yang tinggi atau gas yang bersifat asam.
  4. Adanya peristiwa efek rumah kaca (green house effect) yang dapat menaikkan suhu udara secara global serta dapat mengubah pola iklim bumi, dan mencairkan es di kutub. Bila es meleleh maka permukaan laut akan naik sehingga mempengaruhi keseimbangan ekosistem.
  5. Terjadinya hujan asam yang disebabkan oleh pencemaran oksida nitrogen.
3) Usaha mengatasi pencemaran udara
Cara pencegahan dan penanggulangan terhadap pencemaran udara, antara lain sebagai berikut:
  1. Perlu dibatasi penggunaan bahan bakar yang menghasilkan CO₂.
  2. Menerapkan aturan lolos uji emisi pada kendaraan bermotor.
  3. Menerapkan program penghijauan di kota-kota untuk mengurangi tingkat pencemaran.
  4. Memilih lokasi pabrik dan industri yang jauh dari keramaian dan pada tanah yang kurang produktif.
  5. Gas-gas buangan pabrik perlu dibersihkan dahulu sebelum dikeluarkan ke udara bebas. Pembersihan dapat menggunakan alat tertentu, misalnya cottrell yang berfungsi untuk menyerap debu. Meningkatnya kadar karbon dioksida di atmosfer juga dapat membahayakan kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada di bumi ini. Konsentrasi karbon dioksida yang berasal dari sisa pembakaran, asap kendaraan, dan asap pabrik dapat menimbulkan efek rumah kaca (green house effect).
D. Dampak pencemaran lingkungan
a. Punahnya Spesies
Berbagai jenis hewan mengalami keracunan, kemudian mati. Berbagai spesies hewan memiliki kekebalan yang tidak sama. Ada yang peka, ada pula yang tahan. Hewan muda, larva merupakan hewan yang peka terhadap bahan pencemar. Ada hewan yang dapat beradaptasi sehingga kebal terhadap bahan pencemar, adapula yang tidak. Meskipun hewan beradaptasi, harus diketahui bahwa tingkat adaptasi hewan ada batasnya. Bila batas tersebut terlampui, hewan tersebut akan mati.

b. Peledakan Hama
Penggunaan insektisida juga dapat mematikan predator (pemangsa). Karena predator punah, maka serangga hama akan berkembang tanpa kendali.

c. Gangguan Keseimbangan Ekosistem
Punahnya spasies tertentu dapat mengubah pola interaksi di dalam suatu ekosistem. Rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan aliran energi menjadi berubah. Akibatnya, keseimbangan ekosistem terganggu. Daur materi dan daur biogeokimia menjadi terganggu.

d. Kesuburan Tanah Berkurang
Penggunaan insektisida mematikan organisme tanah. Hal ini dapat menurunkan kesuburan tanah. Penggunaan pupuk terus menerus dapat menyebabkan tanah menjadi asam. Hal ini juga dapat menurunkan kesuburan tanah. Demikian juga dengan terjadinya hujan asam.

e. Keracunan dan Penyakit
Orang yang mengkonsumsi sayur, ikan, dan bahan makanan tercemar dapat mengalami keracunan. Ada yang mengalami kerusakan hati, ginjal, kanker, kerusakan susunan saraf, dan bahkan ada yang menyebabkan cacat pada keturunan-keturunannya, dampak yang paling menakutkan adalah menyebabkan kematian.

f. Pemekatan Hayati
Proses peningkatan kadar bahan pencemar melewati tubuh makhluk hidup dikenal sebagai pemekatan hayati (dalam bahasa Inggris dikenal sebagai biomagnification). Contoh terjadinya proses pemekatan hayati adalah sebagai berikut: bahan pencemar memasuki lingkungan melewati rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Bahan beracun yang dibuang ke perairan dapat meresap ke dalam tubuh ganggang. Selanjutnya ganggang tersebut dimakan oleh udang kecil. Udang kecil dimakan oleh ikan besar, dan jika ikan ini ditangkap manusia kemudian dimakan, maka bahan pencemar akan masuk ke dalam tubuh manusia. Dengan demikian konsentrasi bahan pencemar yang paling tinggi terdapat dalam tubuh manusia.

g. Hujan Asam
Hujan asam merupakan istilah umum untuk menggambarkan turunnya asam dari atmosfir ke bumi. Hujan asam dapat terjadi ketika ada reaksi antara air, oksigen dan zat-zat asam lainnya di atmosfer. Sinar matahari akan mempercepat terjadinya reaksi antar zat-zat tersebut.

Terdapat 3 jenis polutan utama yang menyebabkan terjadinya hujan asam yaitu sulfur dioksida(SO₂), nitrogen oksida (NOx), dan volatile organic compounds (VOCs) atau zat-zat organic yang mudah menguap. Hidrokarbon juga dapat menyebabkan hujan asam, asam karboksilik, HCOO, dan asam metilkarboksilik, CH₃CO, merupakan hasil dari oksidasi emisi biota laut maupun darat. Selain secara alami gas sulfur juga berasal dari pembakaran batubara, dan berasal dari emisi industri. Pada tahun 1983 United Nations Environment Programme memperkirakan besarnya sulfur yang dilepaskan antara 80-288 juta ton tiap tahunnya dan sekitar 69 juta ton diantaranya berasal dari aktivitas manusia.


Hujan asam diukur menggunakan skala pH, air murni memiliki pH sekitar 7 sedangkan hujan yang normal bersifat agak asam karena adanya kandungan karbon dioksida yang terlarut didalamnya sehingga pH-nya sekitar 5,5. Pengukuran hujan asam dapat menggunakan botol, kemudian air hujan ditampung dalam botol tersebut. Dengan menggunakan indicator pH maka tingkat kebasaan maupun keasaman hujan dapat diketahui.

h. Efek Rumah Kaca
Pembakaran bahan bakar batu bara dan minyak pada kendaraan bermotor dan industri menyebabkan naiknya kadar CO₂ di udara, gas ini juga dihasilkan dari kebakaran hutan. Gas CO₂ ini akan berkumpul di atmosfer Bumi. Jika jumlahnya sangat banyak, gas CO₂ ini akan menghalangi pantulan panas dari Bumi ke atmosfer sehingga panas akan diserap dan dipantulkan kembali ke Bumi. Akibatnya, suhu di bumi menjadi lebih panas. Keadaan ini disebut efek rumah kaca (green house effect). Selain gas CO₂, gas lain yang menimbulkan efek rumah kaca adalah CFC yang berasal dari aerosol, juga gas metan yang berasal dari pembusukan kotoran hewan.
Description: Rumah Kaca
Efek rumah kaca dapat menyebabkan suhu lingkungan menjadi naik secara global, atau lebih dikenal dengan pemanasan global. Akibat pemanasan global ini, pola iklim dunia menjadi berubah. Permukaan laut menjadi naik, sebagai akibat mencairnya es di kutub sehingga pulau-pulau kecil menjadi tenggelam. Keadaan tersebut akan berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem dan membahayakan makhluk hidup, termasuk manusia.
https://belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/Pencemaran Lingkungan
Share:

Dampak Internet

Dampak Positif dan Negatif Internet di Berbagai Bidang

  • Pendidikan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang internet masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.
Beberapa dampak positif dari Internet dalam bidang pendidikan, antara lain:
1. Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
2. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
3. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
4. Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
5. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
6. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
7. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos, internet dan lain-lain.
8. Mengurangi ketertinggalan dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan dibandingkan dengan negara berkembang dan negara maju lainnya.
9. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.
10. TIK sebagai sistem pendukung keputusan dalam dunia pendidikan. Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu dan profil institusi pendidikan diketahui oleh pemerintah.
11. Berbagi hasil penelitian, hasil penelitian yang dimuat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain disegala penjuru dunia dengan cepat.
12. Konsultasi dengan pakar, konsultasi dangan para ahli dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh.
13. Perpustakaan online, perpusatakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
14. Diskusi online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
15. Kelas online. Aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka.
16. “Computer Aided Instruction” telah terlihat sedikit meningkatkan kinerja siswa pada pilihan ganda, pengujian standar di beberapa daerah. Computer Aided (atau Assisted) Instruksi (CAI), yang umumnya mengacu kepada siswa belajar mandiri atau tutorial pada PC, telah terbukti sedikit meningkatkan nilai tes siswa dalam membaca dan keterampilan matematika ataupun pelajaran yang lainnya, meskipun apakah peningkatan tersebut berkorelasi dengan perbaikan nyata pada pembelajaran siswa.
17. TIK yang digunakan dalam mata pelajaran sekolah yang berbeda. Penggunaan TIK untuk simulasi dan pemodelan dalam sains dan matematika telah terbukti efektif, karena memiliki pengolah kata dan perangkat lunak komunikasi (e-mail) dalam pengembangan bahasa siswa dan kemampuan komunikasi.
18. Akses luar sekolah mempengaruhi kepercayaan pengguna. Siswa yang menggunakan komputer di rumah juga menggunakan komputer di sekolah lebih sering dan lebih percaya diri daripada siswa yang tidak memiliki akses di rumah mereka.
Dampak Negatif Internet di Bidang Pendidikan
Ada biaya besar yang terlibat diantara siswa miskin dan pendidikan yang dapat berakhir menjadi kerugian. Hal ini sering disebut sebagai faktor dalam kesenjangan digital. Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari Teknologi Informasi da Komunikasi dalam bidang pendidikan antara lain:
1. Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
2. Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah sistem tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
3. Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
4. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tesRaven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan permasalahan ini adalah tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
5. Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindakan kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi yang e-book berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contohnya dengan ilmu computer yang tinggi maka orang akan berusaha menerobos system perbangkan dan lain-lain.
6. Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload, tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital library, namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
7. Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam pendidikan, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan TIK. Analisis untung ruginya pemakaian.
8. Mahasiswa dan kadang-kadang guru, bisa kecanduan aspek teknologi, bukan isi pelajaran. Hanya karena topik dapat diajarkan melalui TIK, tidak berarti bahwa itu diajarkan secara efektif via TIK. Bahkan jika subjek dapat diajarkan secara efektif melalui TIK, dan ada uang yang tersedia, itu tidak selalu berarti bahwa selalu ada keuntungan untuk itu . Ada banyak studi atau kajian yang dilakukan untuk mencari dan melihat apakah penggunaan TIK dapat meningkatkan pembelajaran
  • Ekonomi
Dampak Positif Internet di Bidang Ekonomi
Teknologi yang berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang ekonomi adalah:
1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
2. Terjadinya industrialisasi.
3. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
4. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
5. Kemajauan ekonomi dalam bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.
6. Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
7. Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
8. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
9. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
10. Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
11. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
12. Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
13. Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce.
· Internet Banking
Internet banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet. Transakasi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, pembayaran tagihan. Keuntungan internet banking bagi bank adalah bank dapat memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja.
Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain:
a. Menghemat waktu, karena tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi.
b. Menghemat biaya, karena transportasi menuju ke bank dapat dihilangkan.
c. Lebih cepat, karena tidak perlu menunggu antrean yang banyak.
· SMS Banking
SMS Banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan SMS (Short Message Service). Transaksi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, dan pembayaran tagihan.
· E-commerce Perdagangan elektronik (Electronic commerce )
Electronic commerce adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan internet. Keuntungan perdagangan elektronik antara lain:
1. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
2. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
3. Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
4. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
Keuntungan yang diperoleh konsumen antara lain:
a. Konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
b. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
c. Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
d. Konsumen dapat membeli barang yang di dalam negeri tidak ada
e. Harga barang lebih murah.
14. Dengan berkembangnya TIK yang menyebabkan banyaknya bermunculan pedagang online, konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
15. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
16. Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
17. Konsumen dapat membeli barang yang tidak ada di dalam negeri.
18. Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa computer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidentil dan menyediakan informasi dengan cepat dan tepat.Sistem Informasi Manajemen (SIM) / Management Information system (MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, bahkan perusahaan kecil. Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung rugi laba, inventori dan sebagainya.
Dampak Negatif Internet di Bidang Ekonomi
Beberapa dampak negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
1. Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
2. Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar.
3. Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi kasus penipuan dalam perdagangan online.
4. Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.
5. Violance and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan dalam dunia bisnis di internet. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang tabu.
6. Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan kejahatan.
7. Cybercrime
Cybercrime adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya yang bersifat:
· Melintasi batas Negara
· Perbuatan dilakukan secara illegal
· Kerugian sangat besar
· Sulit pembuktian secara hukum
8. Hacking
Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan. Seperti hacking pada facebook yang sering terjadi sebagai sarana untuk jual beli online sehingga menimbulkan kerugian bagi penjual ataupun pembeli.
9. Cracking
Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut. Dalam dunia bisnis online hal ini menimbulkan kerugian yang besar.
10. Saling menghujat di media sosial karena pengambilan foto-foto testimony ataupun foto-foto produk yang dijual tanpa izin.
  • Bidang Budaya
– Positif:
Ø Mempermudah seseorang di suatu Negara mengetahui berbagai macam budaya yang ada di belahan bumi yang lain
Ø Mempermudah adanya pertukaran pelajar antar negara
Ø Mempermudah pendistribusian karya-karya anak bangsa seperti musik, film, fashion maupun furniture ke Negara-negara tetangga maupun Negara-negara berbeda benua yang mana akan memperkuat identitas Negara serta membuat Negara semakin dikenal oleh dunia
– Negatif:
Ø Terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa
Ø Mempercepat perubahan pola kehidupan bangsa
Ø Membuat sikap menutup diri dan berpikir sempit
Ø Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat
Ø Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal
Ø Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri
Ø Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotism
Ø Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant
  • Bidang Hiburan
Banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil di era globalisasi ini dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat, selama kita menggunakan dan memanfaatkan perkembangan ini dengan hal-hal yang positif. Akan lain ceritanya, apabila kita menggunakan perkembangan ini dengan sisi negatif. Salah satu perkembangan TIK yang sangat pesat adalah pemanfaatan media internet yang diaplikasikan pada dunia hiburan . Adapun dampak positif dan negatif internet di bidang hiburan adalah :
1.Dampak Positif
Pemanfaatan TIK dalam dunia hiburan, akan mengatasi masalah sebagai berikut:
· Mengurangi ketertinggalan dalam pemanfaatan TI dalam pendidikan dibandingkan dengan negara berkembang dan negara maju lainnya.
· Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi
· Penggunaan komputer di dunia hiburan memudahkan dalam penyajian informasi.
· Paket-paket aplikasi untuk animasi dan efek merupakan program-program yang sering digunakan dalam pembuatan animasi dan efek-efek tersebut
· Dalam bidang permainan, penggunaan komputer digunakan untuk mengisi waktu senggang dengan program-program permainan (game) yang bermacam-macam.
· Saat ini program-program permainan game telah dibuat dan banyak ditemui di pasaran dengan berbagai permainan.
· Bidang Industri Perfilman, Semua efek-efek di dunia akting , animasi, dan penyutingan adegan film semua di rekam dengan perangkat elektronik yang dihubungkan dengan komputer. Animasinya juga di kembangkan mempergunakan animasi yang dibuat dengan aplikasi komputer. Sebagai contoh film-film Hollywood berjudul TITANIC itu sebenarnya tambahan animasi untuk menggambarkan kapal raksasa yang pecah dan tenggelam, sehingga tampak menjadi seolah-olah mirip dengan kejadian nyata.
· Bidang Industri Rekaman, Bahwa untuk menghasilkan suara yang bagus perlu pengaturan perekam dan modifikasi suara dengan media komputer, serta mencetak lagu-lagunyapun di bantu dengan system komputer. Untuk mencetak album kedalam VCD atau DVD perlu bantuan pogram komputer untuk memproses pembuningan atau pembakaran CD sehingga bisa merekam suara dengan kualitas sangat tinggi.
· Rutinitas yang tiada henti membuat kita membutuhkan hiburan, hiburan dapat kita lakukan dimana saja begitupula di internet, Bidang ini sangat bergantung pada komputer. Dengan kemajuan TI, kita dapat menonton siaran dari dalam negeri maupun dari luar negeri.
2.Dampak negatif
Sisi negatif dari perkembangan TIKadalah sebagai berikut:
  • Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa Internet dan TV identik dengan pornografi memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki Internet dan TV, pornografi pun merajalela.
  • Penipuan
Penipuan dengan memanfaatkan TIK makin banyak ditemukan. Internet pun tidak luput dari serangan para penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan informasi yang diragukan kebenarannya atau mengkonfirmasi informasi yang kamu dapatkan pada penyedia informasi tersebut misalnya pada bidang TV, Radio, dll yang tiba-tiba mengadakan suatu kuis yang berhadiah jutaan akibatnya khalayak ramai setidaknya akan tertarik dan akan mengikutinya setelah dinyatakan ada pemenang akan di kenakan biaya yang telah di tetapkan oleh para penipu.
· Tayangan Kekerasan
Tayangan kekerasan sering digunakan TV ataupun internet untuk menghibur para masyarakat. Banyak situs-situs di internet yang sengaja menampilkan hal-hal yang bersifat tabu. Tv pun tidak ingin kalah,mereka memanfaatkan perkembangan TIK untuk menerima siaran yang menampilkan kekerasan dan menyiarkannya.
Share:

Demokrasi

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “Budaya Demokrasi”
Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian demokrasi, pemikiran tentang demokrasi, ciri-ciri demokrasi, prinsip-prinsip demokrasi, dan ciri-ciri masyarakat madani serta jalan menuju masyarakat madani dalam sistem pemerintahan demokrasi.
Di harapkan makalah ini dapat memberikan kita informasi lebih jelas tentang budaya demokrasi menuju masyarakat madani.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.
Pageruyung, November 2017
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang


Sekarang bangsa Indonesia berada di era reformasi. Era reformasi ini ditandai dengan keinginan bersama untuk membentuk Negara Indonesia yang demokratis. Hal ini sesuai dengan amanat pembukaan UUD 1945, yaitu membentuk Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. Kehidupan demokrasi yang diinginkan adalah bentuk pemerintahan demokrasi dan masyarakat yang demokratis.
B. Rumusan Masalah
Dalam tugas kami ini, kami akan mencoba membahas beberapa masalah antara lain :
1. Makna Budaya Demokrasi beserta definisinya, dan
2. Penerapan Budaya Demokrasi dalam Kehidupan Sehari – hari
C. Manfaat Pen ulisan
Untuk memberikan wawasan, pengetahuan dan pembelajaran tentang makna demokrasi dan cara berperilaku demokrasi dalam lingkungan sehari – hari maupun bernegara.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Demokrasi
a. Pengertian Secara Bahasa atau etimologis
Dari sudut bahasa, demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitudemos yang berarti rakyat dan cratos atau cratein yang berarti pemerintahan atau kekuasaan . Jadi secara bahasa, demos-cratein atau demos-cratos berarti pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat.
b. Pengertian Secara Istilah atau Terminologis
Pengertian demokrasi secara terminologis adalah pengertian demokrasi sebagaimana dinyatakan oleh para ahli, misalnya :
1. International Commission of Jurits
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyat di mana kekuasaan tertinggi di tangan rakyat dan dijalankan langsung oleh mereka atau oleh wakil – wakil yang mereka pilih di bawah sistem pemilihan yang bebas. Jadi, yang diutamakan dalam pemerintahan demokratis adalah rakyat.
2. Abraham Lincoln
Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat ( government of the people, by the people, and for the people ).
3. C.F. Strong
Suatu system pemerintahan di mana mayoritas anggota dewasa dari masyarakat politik ikut serta atas dasar sistem perwakilan yang menjamin bahwa pemerintahan akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan – tindakan kepada mayoritas itu.
4. Henry B. Mayo
Sistem politik demokratis adalah system yang menunjukkan bahwa kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil – wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan – pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnya kebebasan politik.
B. Demokrasi sebagai Bentuk Pemerintahan
Bentuk Pemerintahan dibedakan menjadi dua yaitu :
a. Pemerintahan yang baik
  • Monarki, yaitu suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh seseorang sebagai pemimpin tertinggi dan dijalankan untuk kepentingan rakyat banyak.
  • Aristokrasi. Yaitu suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok orang yang memimpin dan dijalankan untuk kepentingan rakyat banyak.
  • Demokrasi, yaitu suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh rakyat dan dijalankan untuk kepentingan rakyat banyak.
b. Pemerintahan yang buruk
  • Tirani, yaitu suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh seseorang sebagai pemimpin tertinggi dan dijalankan untuk kepentingan pribadi.
  • Oligarki, yaitu suatu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh sekelompok orang dan dijalankan untuk kelompok itu sendiri.
  • Mobokrasi / Okhlokrasi / Anarki, yaitu suatu bentuk pemerintah yang dipegang oleh rakyat, tetapi rakyat yang tidak tahu apa – apa, rakyat yang tidak berpendidikan, dan rakyat yang tidak paham tentang pemerintahan, yang akhirnya pemerintahan yang dijalankan tidak berhasil untuk kepentingan rakyat banyak malahan menimbulkan kekacauan.
Dalam pemerintahan demokrasi, kekuasaan berada di tangan rakyat mengandung tiga pengertian, yaitu :
a . Pemerintahan berasal dari rakyat
Kekuasaan yang diperoleh pemerintahan adalah kekuasaan yang berasal dari kehendak rakyat. Pemerintahan itu mendapat dukungan dan pengakuan dari rakyat. Kekuasaan tersebut didapatkan melalui pemilihan umum dari rakyat bukan dari wangsit.
b . Pemerintahan dijalankan oleh rakyat
Pemerintah menjalankan kekuasaan atas nama rakyat, bukan atas kehendak sendiri. Dalam menjalankan kekuasaannya, pemerintah juga berada di bawah pengawasan rakyat, baik secara langsung ataupun tidak langsung.
c . Pemerintah ditujukan untuk rakyat
Kekuasaan yang diamanatkan rakyat kepada pemerintah itu ditujukan untuk kepentingan rakyat. Kepentingan rakyat diutamakan dan harus didahulukan dari pada kepentingan diri sendiri dan golongan.
C. Budaya Demokrasi
Pada masa sekarang, demokrasi tidak hanya dipahami sebagai bentuk pemerintahan saja tetapi menjadi pola kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendapat para ahli tentang demokrasi tersebut adalah sebagi berikut :
a. John Dewey, demokrasi adalah pandangan hidup yang dicerminkan dari perlunya partisipasi warga Negara dalam membentuk nilai – nilai yang mengatur kehidupan bersama.
b. Padmo Wahyono, demokrasi adalah pola kehidupan berkelompok yang sesuai dengan keinginan dan pandangan hidup orang – orang yang berkelompok tersebut.
c. Tim ICCE UIN Jakarta, demokrasi sebagai way of live ( pandangan hidup ) dalam seluk – beluk sendi kehidupan bernegara, baik oleh rakyat maupun pemerintah.
Berdasarkan pendapat tersebut, maka demokrasi dipahami tidak hanya sebagi bentuk pemerintah tetapi juga pola hidup atau pendangan hidup dari pemerintah dan masyarakat yang mencerminkan adanya nilai – nilai demokrasi. Jadi, suatu Negara dikatakan Negara demokrasi apabila memenuhi dua kriteria, yaitu :
a. Pemerintahan demokrasi yang berwujud pada adanya institusi demokrasi,
b. Masyarakat demokratis yang berwujud pada adanya budaya (kultur) demokrasi.
D. Penerapan Budaya Demokrasi
Budaya demokarasi perlu dikembangkan di masyarakat. Demokarasi juga harus diterapkan atau dipertaktikkan dalam berbagai kegiatan kehidupan. Mulai dari lingkungan kecil seperti keluarga sampai pada lingkungan besar, yaitu kehidupan bernegara, bahkan dalam pergaulan internasional. Dan penerapan budaya demokrasi dibagi menjadi dua , yaitu sebagai berikut :
Penerapan budaya demokrasi di lingkungan sekitar
A. Contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan keluarga :
· Kesediaan untuk menerima kehadiran sanak saudara;
· Menghargai pendapat anggota keluarga lainnya;
· Senantiasa musyawarah untuk pembagian kerja;
· Terbuka terhadap suatu masalah yang dihadapi bersama.
B. Contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan masyarakat:
· Bersedia mengakui kesalahan yang telah dibuatnya;
· Kesediaan hidup bersama dengan warga masyarakat tanpa deskriminasi;
· Menghormati pendapat orang lain yang berbeda dengannya;
· Menyelesaikan masalah dengan mengutamakan kompromi;
· Tidak merasa benar atau menang sendiri dalam berbicara dengan warga lain.
C. Contoh penerapan budaya demokrasi di lingkungan sekolah:
· Bersedia bergaul dengan teman sekolah tanpa membeda – bedakan;
· Menerima teman – teman yang berbeda latar belakang budaya, ras dan agama;
· Menghargai pendapat teman meskipun pendapat itu berbeda dengan kita;
· Mengutamakan musyawarah, membuat kesepakatan untuk menyelesaikan masalah;
  • Sikap anti terhadap kekerasan;
D. Penerapan budaya demokrasi di kehidupan bernegara
· Bersedia menerima kesalahan atau kekalahan secara dewasa dan ikhlas;
· Kesediaan para pemimpin untuk senantiasa mendengar dan menghargai pendapat warganya;
· Memiliki kejujuran dan integritas;
· Memiliki rasa malu dan bertanggung jawab kepada publik;
· Menghargai hak – hak kaum minoritas;
· Menghargai perbedaan yang ada pada rakyat;
· Mengutamakan musyawarah atau kesepakatan bersama untuk meyelesaikan masalah – masalah kenegaraan.
Dengan demikian, dalam kehidupan bernegara yang demokratis, tidak hanya lembaga pemerintahannya saja yang dibuat demokrasi, tetapi juga perilaku para pemimpin harus demokratis. Para pemimpin dan penyelenggara Negara harus memiliki dan menerapkan budaya demokrasi
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa:
1. Demokrasi bisa diartikan secara etimologis dan terminologis. Secara etimologis,demokrasi adalah pemerintahan atau kekuasaan rakyat, sedangkan secara terminologis adalah menurut pengertian dari para ahli.
2. Demokrasi tidak hanya merupakan bentuk pemerintahan tetapi juga pola sikap dan budaya suatu masyarakat. Negara demokrasi mengharuskan adanya dua persyaratan, yaitu adanya pemerintahan demokrasi dan budaya demokrasi.
3. Budaya demokrasi berisi nilai – nilai demokrasi yang dimiliki, dikembangkan, dan dipraktikan oleh masyarakat. Masyarakat yang berbudaya demokrasi atau masyarakat demokratis akan mendukung pemerintahan demokrasi.
4. Nilai – nilai demokrasi tidak hanya dimiliki oleh warga Negara, tetapi juga oleh para penyelenggara Negara atau para pemimpin Negara. Budaya demokrasi perlu dipraktikan dalam berbagai kehidupan
B. Saran
Kita selaku siswa siswi, baiknya kita dapat mengerti dan memahami prinsip – prinsip demokrasi yang harus ditegakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab dengan tegaknya prinsip – prinsip demokrasi tersebut sangat menunjang keberhasilan pelaksanaan pemerintahan yang demokratis dalam suatu Negara.
Share:

RAGAM DAN BUDAYA NUSANTARA


Pengertian Budaya Nusantara

Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang (menurut Soerjanto Poespowardojo 1993). Selain itu Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Adapun menurut istilah Kebudayaan merupakan suatu yang agung dan mahal, tentu saja karena ia tercipta dari hasil rasa, karya, karsa,dan cipta manusia yang kesemuanya merupakan sifat yang hanya ada pada manusia.Tak ada mahluk lain yang memiliki anugrah itu sehingga ia merupakan sesuatuyang agung dan mahal.
Kebudayaan Nasional adalah gabungan dari kebudayaan daerah yang ada di Negara tersebut. Kebudayaan Nasional Indonesia secara hakiki terdiri dari semua budaya yang terdapat dalam wilayah Republik Indonesia. Tanpa budaya-budaya itu tak ada Kebudayaan Nasional. Itu tidak berarti Kebudayaan Nasional sekadar penjumlahan semua budaya lokal di seantero Nusantara. Kebudayan Nasional merupakan realitas, karena kesatuan nasional merupakan realitas. Kebudayaan Nasional akan terjaga apabila di satu pihak budaya-budaya Nusantara asli tetap menjaga warisan budayanya, dan di lain pihak kehidupan nasional dapat dihayati dan dirasakan oleh seluruh warga masyarakat Indonesia (Suseno; 1992).
Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi sosial, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan sosial. Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar.
Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individual maupun kelompok. Kebudayaan dapat disebut sebagai seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di terima oleh semua masyarakat.
Bapak pendidikan kita (Ki Hajar Dewantara) juga mengatakan bahwa kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.


Ragam Budaya Nasional

indonesia adalah Negara yang mempunyai banyak pulau, dan itulah yang melatar belakangi banyaknya ragam budaya nasional. Keanekaragaman budaya disebabkan oleh beberapa factor, antara lain karena manusia tidak memiliki struktur anatomi secara khusus pada tubuhnya sehingga harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Oleh karena itu, kebudayaan yang diciptakan pun disesuaikan dengan kebutuhan hidupnya. Selain itu, keanekaragaman juga disebabkan oleh perbedaan kadar atau bobot dalam kontak budaya satu bangsa dengan budaya yang lain. Sehingga pakaian, rumah, dan makanan bangsa indonesia di daeerah tropic jauh berbeda dengan yang dibutuhkan oleh bangsa Eskimo di daerah kutub.
Penerusan kebudayaan dapat dilakukan secara horizontal dan vertikal. Peneruzan secara horizontal dilakukan terhadap satu generasi dan biasanya secara lisan, sedangkan penerusan vertikal dilakukan antar generasi dengan jalan melalui tulisan (literer). Dengan daya ingat yang tinggi, manusia mapu menyimpan pengalaman sendiri maupun yang diperoleh dari orang lain.
Kebudayaan dijabarkan dalam komponen-komponen biologi, psikologi, dan sosiologi. biologi, psikologi, dan sosiologimerupakn tiga komponen yang membentuk pribadi manusia. Secara biologis, manusia mempunyai sifat-sifat yang diturunkan orang tuanya (hereditas) yang diperoleh sewaktu dalam kandungan sebagai kodrat pertama (primary nature). Bersamaan dengan itu, manusia juga memiliki sifat-sifat psikologi yang sebagian diperolehnya dari orang tuanya sebagaian dasar atau pembawaannya. Setelah bayi di lahirkan dan berkembang menjadi anak dalam alam kedua (secondary nature), terbentuklah pribadinya oleh lingkungan, khususnya melalui pendidikan. Manusia sebagai unsure masyarakat dalam lingkungan ikut seta dalam pembentukan kebudayaan.
Kebudayaan mempunyai struktur cultural universal yang telah dikemukakan, unsur-unsurnya dapat dibagi dalam bagian-bagian kecil yang disebut traits complex, lalu terbagi lagi dalam traits, items. Misalnya, system ekonomi dapat dibagi antara lain menjadi bertani.
Untuk bertani diperlukan bajak dan cangkul. Kedua alat tersebut dapat dipisahkan lagi menjadi unsur yang terkecil. Begitu pula dengan kebudayan nasionalterdiri atas kebudayaan suku-bangsa merupakan subkultur yang dapat dibagi lagi menurut daerah, agama, aadat istiadat, dan sebagainya. Kebudayaan mempunyai nilai yang relatif (cultural value), bergantung pada siapa yang memberikan nilai, dan alat pengukur apa yang digunakan.


Contoh Budaya Nusantara

1. Batik


Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta .

2. Upacara Tabuik Sumatera Barat


Berasal dari kata ‘tabut’, dari bahasa Arab yang berarti mengarak, upacara Tabuik merupakan sebuah tradisi masyarakat di pantai barat, Sumatera Barat, yang diselenggarakan secara turun menurun. Upacara ini digelar di hari Asura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, dalam kalender Islam.
Konon, Tabuik dibawa oleh penganut Syiah dari timur tengah ke Pariaman, sebagai peringatan perang Karbala. Upacara ini juga sebagai simbol dan bentuk ekspresi rasa duka yang mendalam dan rasa hormat umat Islam di Pariaman terhadap cucu Nabi Muhammad SAW itu. Karena kemeriahan dan keunikan dalam setiap pagelarannya, Pemda setempat pun kemudian memasukkan upacara Tabuik dalam agenda wisata Sumatera Barat dan digelar setiap tahun.
Dua minggu menjelang pelaksanaan upacara Tabuik, warga Pariaman sudah sibuk melakukan berbagai persiapan. Mereka membuat serta aneka penganan, kue-kue khas dan Tabuik. Dalam masa ini, ada pula warga yang menjalankan ritual khusus, yakni puasa.
Selain sebagai nama upacara, Tabuik juga disematkan untuk nama benda yang menjadi komponen penting dalam ritual ini. Tabuik berjumlah dua buah dan terbuat dari bambu serta kayu. Bentuknya berupa binatang berbadan kuda, berkepala manusia, yang tegap dan bersayap. Oleh umatIslam, binatang ini disebut Buraq dan dianggap sebagai binatang gaib. Di punggung Tabuik, dibuat sebuah tonggak setinggi sekitar 15 m. Tabuik kemudian dihiasi dengan warna merah dan warna lainnya dan akan di arak nantinya.

3. Makepung, Balap Kerbau Masyarakat Bali


Kalau Madura punya Kerapan Sapi, maka Bali memiliki Makepung. Dua tradisi yang serupa tapi tak sama, namun menjadi tontonan unik yang segar sekaligus menghibur. yang dalam bahasa Indonesia berarti berkejar-kejaran, adalah tradisi berupa lomba pacu kerbau yang telah lama melekat pada masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana.
Tradisi ini awalnya hanyalah permainan para petani yang dilakukan di sela-sela kegiatan membajak sawah di musim panen. Kala itu, mereka saling beradu cepat dengan memacu kerbau yang dikaitkan pada sebuah gerobak dan dikendalikan oleh seorang joki.
Makin lama, kegiatan yang semula iseng itu pun berkembang dan makin diminati banyak kalangan. Kini, Makepung telah menjadi salah satu atraksi budaya yang paling menarik dan banyak ditonton oleh wisatawan termasuk para turis asing. Tak hanya itu, lomba pacu kerbau inipun telah menjadi agenda tahunan wisata di Bali dan dikelola secara profesionalSekarang ini, Makepung tidak hanya diikuti oleh kalangan petani saja.
Para pegawai dan pengusaha dari kota pun banyak yang menjadi peserta maupun supporter. Apalagi, dalam sebuah pertarungan besar, Gubernur Cup misalnya, peserta Makepung yang hadir bisa mencapai sekitar 300 pasang kerbau atau bahkan lebih. Suasana pun menjadi sangat meriah dengan hadirnya para pemusik jegog(gamelan khas Bali yang terbuat dari bambu) untuk menyemarakkan suasana lomba.

4. Atraksi Debus Banten


Atraksi yang sangat berbahaya yang biasa kita kenal dengan sebutan Debus, Konon kesenian bela diri debus berasal dari daerah al Madad. Semakin lama seni bela diri ini makin berkembang dan tumbuh besar disemua kalangan masyarakat banten sebagai seni hiburan untuk masyarakat.
Inti pertunjukan masih sangat kental gerakan silat atau beladiri dan penggunaan senjata. Kesenian debus banten ini banyak menggunakan dan memfokuskan di kekebalan seseorang pemain terhadap serangan benda tajam, dan semacam senjata tajam ini disebut dengan debus.
Kesenian ini tumbuh dan berkembang sejak ratusan tahun yang lalu, bersamaan dengan berkembangnya agama islam di Banten. Pada awalnya kesenian ini mempunyai fungsi sebagai penyebaran agama, namun pada masa penjajahan belanda dan pada saat pemerintahan Sultan Agung Tirtayasa. Seni beladiri ini digunakan untuk membangkitkan semangat pejuang dan rakyat banten melawan penjajahan yang dilakukan belanda. Karena pada saat itu kekuatan sangat tidak berimbang, belanda yang mempunyai senjata yang sangat lengkap dan canggih.
Terus mendesak pejuang dan rakyat banten, satu satunya senjata yang mereka punya tidak lain adalah warisan leluhur yaitu seni beladiri debus

5. Karapan sapi Masyarakat Madura Jawa Timur


Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura Jawa Timur, Dalam even karapan sapi para penonton tidak hanya disuguhi adu cepat sapi dan ketangkasan para jokinya, tetapi sebelum memulai para pemilik biasanya melakukan ritual arak-arakan sapi disekelilingi pacuan disertai alat musik seronen perpaduan alat music khas Madura sehingga membuat acara ini menjadi semakin meriah.
Panjang rute lintasan karapan sapi tersebut antara 180 sampai dengan 200 meter, yang dapat ditempuh dalam waktu 14 sd 18 detik. Tentu sangat cepat kecepatan sapi – sapi tersebut, selain kelihaian joki terkadang bamboo yang digunakan untuk menginjak sang joki melayang diudara karena cepatnya kecepatan sapi sapi tersebut.
Untuk memperoleh dan menambah kecepatan laju sapi tersebut sang joki, pangkal ekor sapi dipasangi sabuk yang terdapat penuh paku yang tajam dan sang joki melecutkan cambuknya yang juga diberi duri tajam kearah bokong sapi. Tentu saja luka ini akan membuat sapi berlari lebih kencang, tetapi juga menimbulkan luka disekitar pantat sapi.
Jarak pemenang terkadang selisih sangat tipis, bahkan tidak jarang hanya berjarak 1 sd 2 detik saja. Karapan Sapi dimadura merupakan pagelaran yang sangat unik, selain sudah diwarisi secara turun menurun tradisi ini juga terjaga sampai sekarang. Even ini dijadikan sebagai even pariwisata di Indonesia, dan tidak hanya turis local dari mancanegara pun banyak yang menyaksikan karapan sapi ini.

6. Upacara Kasada Bromo


Upacara Kasada bromo dilakukan oleh masyarakat Tengger yang bermukim di Gunung Bromo Jawa Timur, mereka melakukan ritual ini untuk mengangkat seorang Tabib atau dukun disetiap desa. Agar mereka dapat diangkat oleh para tetua adat, mereka harus bisa mengamalkan dan menghafal mantera mantera.
Beberapa hari sebelum Upacara Kasada bromo dimulai, mereka mengerjakan sesaji sesaji yang nantinya akan dilemparkan ke Kawah Gunung Bromo. Pada malam ke 14 bulan Kasada Masyarakat tengger berbondong bondong dengan membawa ongkek yang berisi sesaji dari berbagai macam hasil pertanian dan ternak. Lalu mereka membawanya ke Pura dan sambil menunggu Dukun sepuh yang dihormati datang mereka kembali menghafal dan melafalkan mantera, tepat tengah malam diadakan pelantikan dukun dan pemberkatan umat dipoten lautan pasir gunung bromo.
Bagi masyarakat Tengger, peranan Dukun adalah sangat penting. Karena mereka bertugas memimpin acara – acara ritual, perkawinan dll.
Sebelum lulus mereka diwajibkan lulus ujian dengan cara menghafal dan lancar dalam membaca mantra mantra. Setelah Upacara selesai, ongkek – ongkek yang berisi sesaji dibawa dari kaki gunung bromo ke atas kawah. Dan mereka melemparkan kedalam kawah, sebagai simbol pengorbanan yang dilakukan oleh nenek moyang mereka. Didalam kawah banyak terdapat pengemis dan penduduk tengger yang tinggal dipedalaman, mereka jauh jauh hari datang ke gunung bromo dan mendirikan tempat tinggal dikawah gunung Bromo dengan harapan mereka mendapatkan sesaji yang dilempar.
Penduduk yang melempar sesaji berbagai macam buah buahan dan hasil ternak, mereka menganggapnya sebagai kaul atau terima kasih mereka terhadap tuhan atas hasil ternak dan pertanian yang melimpah. Aktivitas penduduk tengger pedalaman yang berada dikawah gunung bromo.
Share:

Curug Merak

Jalan Santai Bogosari

get this widget here

Unordered List